Meteorit
Sumber : www.n-tv.de
Bahan organik yang ditemukan dalam
chondrite karbon memiliki banyak karakteristik yang sama dengan materi
organik yang ditemukan dalam sampel primitif lainnya, termasuk partikel
debu antar planet, komet 81P/Wild-2, dan meteorit mikro Antartika.
Diduga oleh sebagian ilmuan kalau kesamaan ini menunjukkan kalau bahan
organik di tata surya sebagian besar berasal dari satu sumber utama,
kemungkinan medium antar bintang.
Pengujian
hipotesis sumber umum berakar dari syaratnya kalau keanekaragaman
organik dalam dan di antara meteorit terutama karena proses kimia dan termal yang terjadi saat meteorit merupakan bagian dari badan induk
mereka. Dengan kata lain, harus ada hubungan antara keluasan perubahan
hidrotermal yang dialami meteorit dan kimiawi materi organik yang
dikandungnya.
Jika – seperti yang dispekulasi banyak peneliti – bahan organik dalam meteorit berperan pada asal usul kehidupan
di Bumi, daya tarik hipotesis sumber umum adalah kalau bahan organik
yang sama harus dikirimkan ke seluruh badan di tata surya. Bila sumber
umum ini adalah medium antar bintang, maka bahan yang sama harusnya
dikirimkan pada semua sistem planet yang terbentuk.
Tim peneliti menemukan konsentrasi besar asam monokarboksilik, atau MCA, yang merupakan zat esensial bagi biokimia,
dalam sampel Danau Tagish. Mereka mengatributkan tingginya kadar asam
ini pada sifat sampel, yang terlestarikan di bawah nol derajat Celsius
semenjak mereka diungkap. Ada beraneka tipe MCA, yang mereka tentukan
juga karena perubahan yang terjadi pada badan induk.
Sampel
juga mengandung asam amino – balok organik esensial kehidupan yang
digunakan untuk menciptakan protein. Tipe dan kelimpahan asam amino yang
terkandung dalam sampel konsisten dengan asal usul luar bumi, dan jelas
juga dipengaruhi, secara lebih kompleks, oleh sejarah perubahan
meteorit induknya. “Hasil ini
menunjukkan kalau proses kimia dan termal yang umum pada
meteorit-meteorit Danau Tagish kemungkinan terjadi ketika sampel
merupakan bagian dari badan induk yang lebih besar yang terbentuk dari
bahan mentah yang sama seperti yang membentuk tata surya kita,” kata
Larry Nittler dari DTM Carnegie. “Sampel-sampel ini dapat pula
memberikan petunjuk penting pada sumber materi organik, dan kehidupan,
di Bumi.”
Based On :
Referensi Jurnal:
Christopher
D. K. Herd, Alexandra Blinova, Danielle N. Simkus, Yongsong Huang,
Rafael Tarozo, Conel M. O’D. Alexander, Frank Gyngard, Larry R. Nittler,
George D. Cody, Marilyn L. Fogel, Yoko Kebukawa, A. L. David Kilcoyne,
Robert W. Hilts, Greg F. Slater, Daniel P. Glavin, Jason P. Dworkin,
Michael P. Callahan, Jamie E. Elsila, Bradley T. De Gregorio, Rhonda M.
Stroud. Origin and Evolution of Prebiotic Organic Matter As Inferred from the Tagish Lake Meteorite. Science, 2011; 332 (6035): 1304-1307 DOI: 10.1126/science.1203290







1 komentar:
Informasi yang sangat menarik, juga berkontribusi dalam mentumbangkan informasi terkait asal usul kehidupan yang ada di bumi. artikelnya singkat tapi jelas, sehingga tidak menyebabkan pembaca menjadi jenuh. nice post! thank you.
Posting Komentar